Sabtu, 12 Maret 2011

Antara mendungnya pagi dan cerahnya hati

Pagi ini begitu cerah aku rasa, walaupun malang masih terlihat mendung, tapi hati ini begiti cerah. Tak ingin mendung itu ada lagi di hati ku seprti kemarin-kemarin. Aku ingin dunia tahu bahwa hari ini aku adalah wanita yang paling bahagia di dunia. Aku coba merenungi semua perasaan yang telah aku rasakan selama ini, sakit karena cinta yang tak pasti.
Kemarin hati ini begitu terluka, bagaikan teriris pisau yang tajam, sakitnya sangat sakit…!!!! Tapi hari ini, aku melihat dunia dengan penuh keindahan, karena aku sadar setiap detik adalah nilai yang sangat berharga untuk di sia-sia kan, setiap detik hari ini tidak akan mungkin kembali lagi, ku ingin hari ini setiap detik ku bernilai manfaat untuk diriku maupun orang lain. “masih banyak orang yang lebih menderita dari mu pada hari ini” kutipan kalimat dari sms sahabat ku, membuat aku semakin yakin dan NIKMAT APALAGIKAH YANG HARUS AKU DUSTAI sangat sempurna sepenggal arti dari firman Allah tersebut. Yach…..untuk apa sedih, untuk apa putus asa karena cinta yang tak pasti. Belum tentu juga orang yang menyakiti kita hari ini adalah orang terbaik yang dipilih Allah untuk kita, belum tentu juga baiknya mereka sekarang akan bertahan untuk selamanya. Tak akan ada yang lebih terbaik selain yang diberikan Allah.
Pagi adalah awal dari berjuta impian yang kita gantugkan, bila kita awali dengan kesedihan maka hari ini sepenuhnya kesedihan akan selalu menemani kita, bila kita awali dengan kebahagiaan dan optimis maka kebahagiaan dan optimislah yang menemani kita sepanjang hari ini.
Walau pun mendung tapi nikmat pagi yang begitu besar tak ingin ku buat hari-hari ku mendung hanya karena cuaca dan hati yang sakit…….antara mendungnya pagi dan cerahnya hati ada berjuta nilai nikmat yang kita rasakan di siang dan malam hari di hari ini. Manfaatkanlah setiap detik yang telah diberikan kepada kita dihari ini, awali dengan hati yang cerah dan pikiran yang positif. Semangat…………….karena kebahagiaan itu sudah ada dalam diri kita sendiri, tinggal bagaiman kita memberi  jalan untuk kebahagiaan  itu menguasai diri kita………………………………………………………………..
Katakan di setiap pagi anda bahwa ………..“AKU BAHAGIA HARI INI”………….

By: itha
Malang 3/13/2011

Rabu, 09 Maret 2011

AKHIR SEBUAH KISAH

Hujan turun lagi mengguyur kota Maalang sore ini, lisa menatap hampa lewat jendela kamar kosnya, seakan-akan ada yang berbicara dengan nya dari luar jendela. Matanya menerawang menatap kehampaan. Ya….jiwanya saat ini benar-benar hampa. Bagaimana tidak orang yang dicintainya, meberikan dia pertanyaan yang sangat besar. Sebuah tanda Tanya kehidupan yang penuh dengan misteri, mungkin itu lah yang saat ini di pikirkan Lisa.
Cerita berawal dari kasih asmara yang berjalan di awal smester perkuliahan. Lisa mengenal Romi, laki-laki dari Timur yang berwajah cool dan baik hati. Kulitnya putih, rambutnya ikal dipotong bak perwira, tinggi dan berbody atletis. Pernyataan cinta yang singkat, Lisa menerima cinta Romi walau sebenarnya Lisa tau Romi punya kekasih di daerah asalnya. Namun cinta mereka tetap berjalan karena sebenarnya Romi lah yang menanamkan benih cinta di hati Lisa.
Dunia seakan-akan milik mereka berdua, semangat kuliah yang menggebu-gebu. Romi berkali-kali meyakinkan kepada Lisa bahwa dia benar-benar mencitai Lisa. Awal yang sangat menyenangkan. Setiap hari kekampus bareng. mereka merupakan pasangan yang paling mesra di kampus itu. “Lisa jangan tinggalkan Romi yach??? Itu lah kata-kata Romi tiap kali ketemu Lisa…..
Hujan sore semakin deras semua kenangan itu terasa baru terjadi kemarin, tapi kini kisah itu harus berakhir. Dalam benak Lisa apa salah nya,…….terkenang lagi masa itu……
Enam Bulan sebelum semuanya berakhir, Lisa kedapatan sebuah sms yang ada dalam Hp Romi, “Abang ada di mana sih??” pengirim nya adalah tante-Q, lisa berpikir mungkin itu adalah sms dari Tante nya, tapi kenapa ada kata Abang???, walau pun penuh tanda Tanya, tapi toh Lisa tetap percaya pada Romi. “Abang temani aku Abang!!!, sms kedua yang ditemukan Lisa di Hp Romi. Kali ini Lisa benar-benar marah dan minta penjelasan Romi, tapi apa yang terjadi, lagi-lagi Lisa masih percaya pada Romi. Cinta yang aneh sebenarnya, sudah nyata-nyata Romi membohongi nya tapi karena atas nama cinta Lisa massih yakin dan percaya dengan kata-kata Romi.
Malam itu Lisa ke kos-kosan Romi, ketika lewat di samping Jendela kamar Romi, terdengar kata-kata yang tak pernah Romi berikan ke Lisa “kamu udah makan sayang???” ternyata Romi menghubungi pacarnya. Lisa bagaikan disiram ES, sekujur tubuhnya dingin membeku, mematung di luar jendela itu. Tak kuasa menahan sedih, kecewa dan marah Lisa pun mengetuk kamar Romi. Romi keluar dengan wajah yang tak biasanya, wajah yang bila bisa digambarkan mungkin bisa di bilang wajah kaget dan bersalah. Tapi itu lah wajah laki-laki yang munafik…….
Dengan menahan berbagai rasa dihati Lisa mencoba bertanya kapada Romi, “siapa yang nelpon??” Romi pun menjawab “oh….itu…mmm….adik ku… Ani”……sangat tersiksa hati Lisa lagi-lagi Romi berbohong. Dengan berderai air mata Lisa pun berlalu meninggalkan kos-kosan Romi. Sepi, marah, kecawa, hancur dan berjuta rasa yang bila di gabungkan mungkin rasanya Pahit dan Asin.
Berawal dari situlah kisah mereka semakin berantakan, tapi anehnya Romi masih saja memberikan harapan dan meyakinkan Lisa. Dasar Lisa yang berhati emas atau perak mungkin, lagi-lagi menerima maafnya Romi. Namun hal yang sangat bersejarah terjadi, waktu itu Romi datang ke kosnya Lisa dan meminta hubungan mereka untuk diputuskan, alasanya karena orang tua tidak merestui. aneh, benar-benar aneh….”apa kata mu Romi, Orang tua mu tidak merestui hubungan kita???, tapi kenapa selama ini mereka baik kepada ku dan kenapa selama ini meraka selalu kirim salam untuk ku kalau kau menghubungi mereka, kenapa Romi???, aku tau ini semua bukan karena orang tua mu, aku tau kamu di marahi pacar mu karena dia tau kamu sekarang pacaran dengan aku kan??? Jawab jujur Romi jawab!!!!, dengan marah dan air mata yang terus mengalir Lisa mengutarakan semua Tanya dan bingungnya ke Romi. Akhirnya Romi pun mengakui semuanya “ Lisa,.. dia tidak akan melanjutkan sekolah nya jika aku tinggalkan dia!!!!!. Sakit hati Lisa….tangis pun membara ketika mendengar semua pengakuan Romi, kalau selama ini Lisa di bohongi, selama ini pengorbanan Lisa hanya sia-sia, Lisa di manfaatkan!!!?.
Berhari-hari di jalani lisa dengan kepedihan, bagaikan sudah terjatuh tertimpa tangga, hari itu setelah kejadian yang menyedihkan itu, Romi menemui lisa dan meminta Lisa unutk mengatakan kepada pacarnya Romi kalau mereka sudah benar-benar putus, Lisa pun menuruti kata-kata Romi, entah apa yang membuat Lisa begitu nurut dengan kata-kata Romi. Tapi sebelumnya Romi berkata kepada Lisa bahwa sebenarnya dia sayang dan mencintai Lisa. Dia pingin Lisa lah yang menjadi pendamping hidupnya kelak, Romi berjanji akan mengatakan yang sebenarnya kepada pacarnya bahwa dia akan memilih Lisa sebagai pendamping hidupnya. Itu janji yang diberikan Romi bila Lisa mau bersabar dan menunggu sampai pacarnya menyelesaikan sekolahya.Lisa pun mau, lagi-lagi entah karena apa sehingga Lisa begitu manut dengan semua kata-kata Romi, walau sebenarnya hatinya begitu hancur.


Hujan yang deras sore ini berangsur-angsur reda…..tapi lamunan Lisa masih terus barlanjut….dia tidak hapis pikir kenapa semua ini harus ada awal dan harus ada akhir yang seperti ini…
Hari-hari semakin barlalu Lisa masih jalin hubungan baik dengan Romi, Romi dengan segala jurus mautnya berhasil meluluhkan hati Lisa. Akhirnya ujian semester dua pun berakhir, Romi memutuskan untuk pulang kampung alias mudik. Lisa mulai khawatir romi pasti ketemu pacarnya. Lisa meminta Romi untuk tidak pulang tapi Romi menolak, katanya orang tuanya meminta dia untuk pulang. Akhirnya pulang juga Romi ke kampung halamannya. Dan kisah Romi selama di kampung halamannya tidak diketahui Lisa, entahlah apa yang dilakukanRomi disana. Malam-malam yang dilalui Lisa rasanya hampa, susah tidur karena memikirkan Romi (Mungkin dia ketemu dengan pacarnya) itu lah yang selalu terbesit dibenak Lisa. Walau Romi sering komunikasi namun hati Lisa tidak bisa tenang. Karena sekali dibohongi pasti akan dibohongi terus….
Dua minggu pun berlalu, saatnya lisa menjemput Romi, senang bercampur gembira akhirnya Romi kembali lagi ke Malang. Tapi………..apa yang terjadi???Romi benar-benar berubah, dan ternyata dugaan Lisa benar dia selalu ketemu pacarnya, Lisa tau dari Laptop yang banyak fail-fail pacarnya. Sedih lagi, kecewa lagi, entah sudah berapa ribu kali Romi menyakiti hati Lisa…..(sebenarnya Romi punya perasaan gak yach???)
Berawal dari kepulangannya sampai akhir-akhir ini hubungan Romi dan Lisa berubah, tapi di hati Lisa masih ada Romi, Romi is number one in her heard…., walau disakiti, walaupun harapan Lisa digantung, walaupun menderita tapi toh Romi masih di hati dan di pikiran. Karena Lisa benar-benar cinta dan sayang pada Romi. Harapan Lisa masih ada, sampai akhirnya, mungkin Lisa harus akhiri semuanya. Ketika lisa datang ke kos Romi tiga hari sebelum sore ini, Romi sedang menghubungi pacarnya, hati Lisa remuk- seremuk-remuknya. Harapannya, dan pengorbanannya selama ini ternyata tidak dihiraukan Romi. Lisa pun memberanikan diri untuk bertanya tentang apa status hubungan mereka sekarang kepada Romi, tapi apa balasan Romi…..tidak akan dia jawab Tanya itu, dan jangan bertanya lagi……?sakit hati Lisa, hancur lagi…..harapannya yang di pendam selama dua tahun ini tidak ada hasil apa pun….Romi masih sayang dengan pacarnya.
Lisa massih ingat betapa dulu Lisa selalu disalahkan bila pacarnya mengeluhkan tentang keahdiran Lisa, dan alhasil Lisa yang kena marah nya Romi…
Hari ini di sore ini Lisa pingin mengikrarkan didalam hatinya, bahwa dia tidak akan mau mengenal Romi lagi, Romi bukanlah siapa-siapa lagi, walau pun sulit tapi mingkin ini lah yang harus dilakukan Lisa, untuk bangkit dari keterpurukan, masih banyak masalah yang harus dia pikirkan, tentang kuliahnya, keluarganya , tantang papanya yang masih sakit, dan tentang masa depan adik-adiknya, Lisa yakin mungkin Allah berkehndak lain untuknya. Lisa tau memulai sesuatu dari NOL adalah hal sulit yang harus dia lakukan, walau pun begitu dia haris mencoba. Tidak aka nada hasilnya bila tidak mencoba, dan tidak akan bisa bila tidak terbiasa. Dia akan membiasakan dirinya untuk tidak memilkirkan Romi lagi. Romi tidak sadra kalau Lisa lah orang yang benar-benar mencintai dan menyayanginya. Dan mungkin sudah saatnya Lisa harus bisa hidup sendiri, malalui semua kesulitan hidupsendiri, tanpa Romi di samping. Bila saja ada bisa melukiskan penderitaan Lisa karena mencintai Romi, mungkin pelukisnya akan sedih menangis karena cinta Lisa terbalas dengan sakit hati, Luka lisa dalam hati terlalu dalam, dan perlu waktu untuk mengobatinya. Luka karena Cinta atau luka karena perasaan yang tersakiti.
Hari esok masih ada, massih banyak yang harus dilakukan Lisa bukan tipe gadis yang menyerah dengan keadaan, mungkin dulu dia merana tapi hari ini dan kedepannya dia akan bangkit. Romi bukan lah orang yang dia kenal lagi sekarang. Dia adalah orang lain yang tak pernah dan tak akan di kenal Lisa. Mungkin suatu hari nanti Romi akan menyesali semua sikapny kepada Lisa selama ini. Ini lah akhir dari sebuah cerita yang menyakitkan, berakhir seiring dengan berhentinya hujan Di sore ini. 

Malang 08 Maret 2011


Senin, 07 Maret 2011

Jingga di Kaki Gunung Gamalama

aku mulai melangkahkan kaki ku, berjalan menelusuri setapak yang berliku-liku. ku lihat jam di ponsel N.70 ku, 16.30 WT. semakin sore mentari sudah tidak lagi menghangatkan bumi, seakan-akan waktu untuk beristirahat bagi sang surya, dan sebentar lagi akan berganti dengan kerja sang Dewi malam yang mengganti pekerjaan sang surya untuk menemani semua mahluk ciptaan-Nya. aku terus melangakahkan kaki ku menuruni setapak yang agak sedikit rusak, kulirik disekelilingku terasa gelap karena banyaknya pohon-pohon besar dan rerumputan. kenapa perjalanan ini harus aku lakukan???perjalanan yang begitu melelahkan, semua ini karena aku hanya pingin mencari dimana tempat yang bisa membuat aku tenang??...
akhirnya aku sampai dirumah tempat aku dibesarkan. sebenarnya jalan setapak yang kulalui tadi tidak terlalu jauh dari rumah ku, hanya saja jalannya yang terlalu nanjak dan berliku-liku. rumah ku terletak dikaki Gunung Gamalama. Gamalama adalah nama sebuah Gunung merapi yang terletak di wilayah Timur Indonesia. 
sore ini aku benar-benar pusing dan rasanya tegang di bagian syaraf di balang kepalaku. semua ini karena aku memikirkan sakit papa ku yang belum sembuh-sembuh. sudah hampir 5 bulan beliau seperti orang yang banyak masalah. menutur dokter sakitnya kareba adanya penyempitan syaraf, tapi apalah sakitnya yang sebenarnya aku pun sendiri bingung. sebagai anak tertua aku coba untuk mencari solusi apa yang terbaik untuk papa, pengobatan medis sedah dijalankan tapi hasilnya nihil, akhirnya aku dan mama mencoba pengobatan alternatif. alhamdulillah ada perkembangannya walau pun tidak seperti semula, setidaknya papa bisa tidur dimalam hari. 
aku merebahkan tubuhku yang berkeringat di kursi yang ada diteras rumah, sejenak teringat wajah papa yang tertawa, senyum dan gembira, air mata ku menetes, mengalir tanpa aku sadari. aku merindukan semua canda dan tawa papa di rumah ini. tapi semua itu kini tak terlihat dan terdengar lagi, yang ada hanyalah kesedihan, dan murung yang nampak dari wajahnya. ya Allah........apa yang harus aku lakukan. suara HP membuat aku terbangun dari lamunan sedih ku, ku lihat pesan yang masuk dari 081278985646....lagi ngapain ni??. sedikit terhibur rasanya ketika membaca sms ini, tapi tak ku balas. karena aku punya sakit lain di hati dengan orang yang mengirim pesan ini. walau menerima sms nya aku sedikit terhibur tapi itu tidak membuat aku harus melupakan sakit hati ku pada nya. 
tak terasa sudah pukul 18.00 WIT. sebentar lagi malam akan berganti.......aku bangkit dari duduk ku dan mencoba berjalan di samping rumah sambil melihat warna jingga yang begitu indah dilangit. Sang surya sudah benar-benar menghilang meninggalkan sebarkas cahaya yang menawan. Warna yang begitu mempesona sungguh Indah dan sempurna Ciptaan Mu Ya Rabb (puji ku dalam hati). ku lihat dikaki Gunung Gamalama warnanya semakin mempesona. betapa indahnya ketika warna langit yang biru di padukan dengan warna sinar Sang surya yang menghasilkan warna Jingga yang begitu menawan. sejenak aku terpesona dan terkangum-kangum, adaikan warna indah ini mewarnai kehidupan papa betapa terasa indahnya. betapa terasa begitu menyenangkan. semua persoalan akan terasa mudah, dan dapat teratasi dengan segera, karena tak ada lagi abu-abu dalam kehidupannya. dalam hati aku berdoa semonga papa cepat diberi kesembuhan agar kehidupannya berwarna lagi dan keceriannya kembali lagi. Ya Rabb........aku hanya lah Hamba Mu yang lemah, Engaku Maha Segala-galanya, Engkau MAha berkehendak Bila aku Bisa memohon pada Mu, tolong sembuhkan papa ku dari sakit nya, biarkan kehidupannya kembali normal, biarkan dia Bisa beribadah lagi dengan tenang, dan tentram kan lah hatinya juga pikiranya. amin Ya Rabbal Alamin..........
kulihat warna jingga semakin menghilang berganti dengan warna gelap, tandanya malam akan berganti, aku berharap besok warna jingga ini akan tetap ada di kaki gunung Gamalama. 


Ternate 20 pebruari 2011 

Selasa, 01 Maret 2011

my photo

KARENA AKU MENCINTAI MU

Sunyi kerap menyita hari-hari ku.  hampir dua bulan aku di sini, kota yang penuh dengan  sejuta kenangan. Berada di sini membuat memori ku kembali ke masa lalu. Jalan-jalan yang ku lalui bagaikan mengebalikan kisah yang telah berlalu. Kisah yang sangat menyenangkan yang takkan pernah terlupakan. 
semua berawal dari pertemuan di kampus itu. Setelah mengetahui ada tes masuk S2 yang akan di adakan kampus tempat ku menagjar, aku pun mendaftar dan mengikuti beberapa kali pertemuan. Awal-awal pertemuan yang diadakan, tidak ada yang menarik, semuanya biasa-biasa saja, tapi setelah waktu tes  semakin dekat aku merasa pertemuan kali ini ada yang lain, ada yang dekat di mata (tapi belum sampai kehati). Perkenalan yang aku juga sendiri tidak tau dari mana kita memulainya, karena dalam beberapa kali pertemuan yang intense aku akhirnya dekat dengan  dia.
Jadwal pertemuan diatur, bayak cerita, canda dan tawa. Aku baru kenal dia, tapi seperti sudah bertahun-tahun mengenalnya. Ku menceritakan mantan pacar ku diapun menceritakan pacarnya. Aku akhirnya tau dia sudah punya pacar, tapi tak apalah sekedar berteman tidak apa-apalah. tapi ada yang lain diantara kita, dia semakin dekat dan akhirnya terucap juga kata-kata yang sebenarnya aku tunggu. “dia suka sama aku” aku bahagia. Ku coba bertanya bagaimana dengan pacarmu? “dia sudah tidak ada kabar lagi” dan kau anggap putus? “iya mungkin dia sudah dijodohkan?” . 
Bagi ku dia tipe laki-laki yang menawan, baik, sopan, dan bukan tampang laki-laki hidung belang. Ketika mendengar kata-katanya aku pun langsung meyakinkan diri ku tentang kehadiran dia di hatiku.
Akhirnya tes pun berlangsung, melelahkan, aku menguras semua tenaga yang ada di otak ku, dengan harapan “semoga diterima” ini kesempatan baik ku untuk menghilangkan sakit hati ku dari putus cinta yang sudah berjalan 5 tahun, aku pingin bangkit dari keterpurukan dan kekecewaan yang membuat aku begitu terpuruk, sedih, dan penyesalan yang sangat  mendalam karena cintaku yang terbina selama 5 tahun harus berakhir tragis. Aku mencintai dia, lelaki yang 7 tahun lalu pernah ada di hati ku selama 5 tahun. Jalinan cinta yang sangat berliku-liku, di tentang keluarga, dan di tambah lagi kisah cinta yang dijalin secara long distance. Semua akhirnya sia-sia, selama 5 tahun aku bela-belain menentang keluarga tapi hasil akhirnya aku pun harus sakit hati dibuatnya. Akhirnya aku rapuh, jatuh terpuruk. Dan ku coba bangkit lagi dengan sedikit tenaga ku coba meraih apa yang sudah mencadi cita-cita ku. “melanjutkan S2”. 
Hari yang ditungg-tunggu oleh hapir 65 peserta tes (temasuk dosen dan bukan) pun tiba, pengunguman hasil tes dan.... “selamat yach Laiha kamu diterima” bunyi sms dari beberapa teman yang isinya hampir semuanya sama, memberi ucapan selamat. Aku pun bergegas kewarnet, ngecek hasil tes masuk S2 di kampus yang dituju. Alhasil ternyata benar “Alhamdulillah aku diterima, selain aku dia pun juga” tak lama kemudian posel ku pun berbunyi. Kulihat panggilan masuk  “Yusuf Calling” hallo Laiha selamat yach...??? Terdengar suara nya memberikan ucapan selamat dan aku pun membalas dengan selamat juga untuk dia. Kebahagian yang tak bisa ku ukir. Sejak saat itu jadwal pertemuan antara kita sudah semakin sering bahkan terus menerus sampai larut malam, karena harus manggurus persyaratan dan minta tandatangan pimpinan kampus. Siang, malam  tak kenal lelah. Walau pun cape tapi karena bersama dia aku tak merasakna cape, sakit hati ku karena putus cinta juga sudah tak kurasakan lagi. Hari-hari ku semakin berwarna. Bila ada waktu santai aku diajak kerumahnya, diapun kuajak ketemu orang tua ku dirumah.
Kita pun mulai menyusun sejumlah rencana apa yang akan dilakukan di kota yang akan kita tuju untuk melanjutkan S2 nanti. Dalam benakku akan semakin menyenangkan bila kuliah bersama orang yang kita cintai. “cinta” mmmmm sebenarnya belum ada karena takut sakit hati lagi…
Akhirnya berangkat lah rombongan kita ke kota tersebut. Bulan pertama, kedua,  sangat menyenangkan aku mulai belajar mencintainya. Aku mulai meyakinkan hati ku tentang sosok yang sudah banyak berkorabn untuk ku selama di kota yang baru ini. Cinta ku mulai tumbuh bersemi tapi belum berbunga sih, dia mulai memperkenalkan aku dengan teman-teman kuliahnya “kenalkan ini calon istri ku, dia jurusan Bahasa inggris” “hai aku Julaikha” satu persatu teman-temannya akhirnya tau kalau aku calon istrinya. Aku semakin mantap cinta ku kayaknya sudah mau berbunga dech. Lama-lama kedekatan kita semakin dan semakin dekat bagaikan prangko tak bisa dilepaskan lagi, tidak dikampus, tidak dijalan, tidak dikos. Kita selalu bersama. Hari-hari ku semakin menyenagkan. Aku merasakan sesuatu yang lain, aku sungguh menjadi wanita yang seutuhnya. Punya pacar cakep (menurut ku sih J), sudah S2, baik hati, tidak pelit, tidak sombong dan satu hal lagi bisa di ajak keondangan J . pokoknya sudah mantap dech, semua rencana setelah kuliah sudah diatur menikah hidup bersama. Sangat mnyenangkan aku pun semakin giat kuliah, serius belajar begitu pun dia. 
Tapi……………ternyata semua impian itu harus berakhir L. Dia punya penyemangat lain yang membuat dia semangat. Ternyata dia punya cinta lain. Cinta yang dulu yang menurutku sudah tidak ada hubungan lagi,ternyata masih berjalan dengan baik. semua impian yang sudah kita impikan (tapi kayaknya hanya impian ku saja dech) hilang sirna. Kebersamaan selama 6 bulan lenyap. Bunga cinta ku layu seketika. Hidup ku tak ada harapan lagi, semuanya sirna. Luka yang dulu tersobek lagi mengaga kini semakin besar dan dia laki-laki yang ku dambakan teganya menyirami luka ku dengan air garam. Perih, sakit dan tak tau lah apa rasa yang paling cocok untuk ku ukir kan, yang jelas sangat menyayat. Diam –diam ternyata aku dibohongi, diam-diam ternyata aku diperalat. Aku tak tau apa salahku pada nya sampai tega-teganya dia menghianati ku. Bila saja dari awal dia tidak mengatakan kepadaku bahwa dia serius  pada ku dan bila saja dari awal dia benar-benar jujur tentang kekasihnya sebelum aku. Mungkin aku tidak semenderita ini. Aku memberinya cinta tapi ternyata dia memberiku racun. Dan sampai sekarang racun itu telah menggorogoti seluruh semangat ku. Aku rapuh lagi, tidak ada lagi semangat aku hilang dari jalurku aku benar-benar kecewa. Aku ingat dia pernah bilang dia akan jujur kepada pacarnya bahwa akulah wanita yang dia pilih bila aku bisa memberikan waktu padanya  sampai pacarnya menyelesaikan S1 nya. Aku juga ingat sumpah yang dia ucapkan didepan ku, air mata yang dia keluarkan untuk ku, sujud di kaki ku. Aku pun luluh, aku tetap bertahan tapi tak sekuat dulu lagi. Bentar-bentar kita bertengkar aku merasa sangat kecewa.
Setahun sudah masa penantian ku, untuk menunggu pacar nya lulus, dan tibalah waktunya. Tapi apa yang terjadi tidak ada bukti sedikitpun kalau dia mau jujur kepacarnya. Aku semakin kecewa, terlanjur sudah hati ini mencintainya. Pernah aku mencoba jalan dengan laki-laki lain, dan memperkenalkan laki-laki tersebut dengan teman-teman ku yang satu kampus di pasca sarjana dan tau kisah ku dengan Yusuf. Tapi semua itu aku lakukan hanya untuk membuat dia merasa sakit dan cemburu. Dan ku  berharap dia akan mau meninggalkan pacarnya untuk ku. Tapi aku salah, aku terlalu egois sandiwra ini ternyata membuat  dia semakin meninggalkan aku. Dia semakin dekat dengan pacarnya. Dan akhirnya aku pun berharap agar dia tidak lagi menghubungi ku dan memperhatikan. Tapi ternyata aku salah walaupun begitu, perhatiannya masih ada untuk ku. Masih telpon, dan sms untuk menayakan kabar ku. Aku semakin stress di buatnya, kenapa harus menghubungi ku kalau kau lebih memilih dia. Biarkan aku sendiri dan jauh dari mu. Berkai-kali kata itu ku ucapkan ke dia tapi sama saja bohong. Akhirnya aku terperangkap karena kelalaian ku sendiri aku menjerumuskan diriku sendiri ke jurang yang sangat dalam jatuh tersungkur, terkena batu, dahan, pohon, akar, dan kayu. Dan akhirnya aku sendiri dengan derita ku dan luka ku. Aku melukai diri ku sendiri hanya karena begitu besarnya sakit hati ku, dan kecewa ku padanya. Aku sakit dan ku memilih pulang kekampung halaman 2 bulan sudah aku disini di kota yang penuh kenangan bersama dia. Berharap dia masih mencintai ku. Karena walau aku berusaha melupakan dia anehnya cintaku semakin besar. Walau mungkin sekarang cintanya kepada pacarnya semakin mendalam, biarlah dalam penderitaanku dia semakin ku ingat, walau cinta yang ku beri tapi nafsu dan sakit hati yang ku terima biarlah, karena aku mencintai nya. tak tau sampai kapan dan sampai dimana tapi biarlah hati ini terus mencintai dia…………………………..

Ternate 14 Februari 2011,